PT Pamapersada Nusantara (PAMA) sebagai perusahaan di bidang pertambangan
menghadapi tantangan dalam pemantauan kinerja alat berat yang masih dilakukan secara
manual, sehingga rentan terhadap kesalahan pencatatan dan mengganggu kelancaran
proses produksi. Permasalahan yang dihadapi meliputi ketidaktepatan pencatatan
aktivitas alat berat Shovel dan Haul Truck, ketidaksesuaian status operator selama proses
produksi, serta tidak tersedianya informasi lokasi operasional secara real-time. Penelitian
ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam identifikasi status alat berat, seperti
standby, delay, dan down, melalui pelaporan langsung oleh operator. Metode
pengembangan yang digunakan adalah Agile Scrum, dengan pembagian proses kerja ke
dalam sprint untuk memungkinkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan berdasarkan
kebutuhan pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi berbasis Android bernama
MineTrack, yang mampu memantau aktivitas operasional alat berat secara real-time
dengan memanfaatkan teknologi GPS untuk pelacakan lokasi serta SQLite untuk
pengelolaan data. Kesimpulannya, aplikasi MineTrack meningkatkan akurasi
pemantauan operasional alat berat, mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif
dalam manajemen alat berat di industri pertambangan, serta berkontribusi pada
peningkatan produktivitas dan pengurangan risiko kesalahan operasional.
Kata Kunci : Sistem monitoring, alat berat, android, GPS, agile scrum